About Us

My photo
One of THE BEST in town, a Credible and Reliable workshop that you can trust to modified your cars. JOK KULIT | KACA FILM | CARBON FABRIC FILM | PEREDAM | AUDIO | BODY KIT REP. | HID | PROJECTOR - ANGEL EYES

18 May 2015

Lapisan Cat Mobil dan Cara Merawatnya

Cat pada mobil merupakan unsur utama yang membuat mobil terlihat bagus. Warna cat mobil yang kotor/kusam juga akan membuat mobil tidak terlihat menarik, meskipun mobil tersebut harga miliaran rupiah.
Menjaga penampilan mobil Anda tetap menarik tentu merupakan suatu kewajiban. Selain mobil Anda jadi enak dipandang, mobil dengan tampilan yang menarik tentu akan membuat nilai jualnya tetap tinggi. Hal pertama yang otomatis dilihat dari sebuah mobil tentu eksteriornya, lebih tepatnya adalah cat mobilnya.



Lapisan Cat Mobil

Sebuah mobil yang baru keluar pabrik pasti menggunakan lapisan cat yang OEM, alias Original Equipment Manufacture. Lapisan cat OEM tersebut terdiri dari:

- Lapisan primer (electro deposition/ED). 
Lapisan primer merupakan lapisan dasar yang berada di lapisan paling bawah cat. Fungsi lapisan primer ini adalah sebagai perekat antara bodi mobil yang terbuat dari besi dengan lapisan cat surface. Selain itu, lapisan primer ini juga berfungsi untuk mencegah karat pada bodi kendaraan.

- Lapisan surface. 
Lapisan ini berfungsi untuk lebih meningkatkan daya rekat antara lapisan primer dengan lapisan top coat atau cat yang sesungguhnya. Fungsi lain lapisan surface ini adalah untuk menghaluskan permukaan dan mencegah penyerapan lapisan top coat.

- Lapisan top coat. 
Ini adalah lapisan cat warna yang tampak oleh orang-orang. Ketebalan lapisan top coat berbeda-beda, tergantung dari warna cat kendaraan. 

- Lapisan clear coat/vernish.
Ini adalah lapisan cat yang paling luar. Fungsi lapisan clear coat adalah untuk memberi daya tutup dan memberikan efek berkilau, serta membuat tahan terhadap cuaca.




Cara Merawat Cat Mobil

Jika cat pada mobil tidak dirawat dengan benar, salah satunya yang termudah adalah dengan mencucinya, tentu warna cat tersebut akan cepat pudar dan kusam, dengan demikian mobil Anda pun jadi tidak sedap dipandang. 

Berikut ini adalah beberapa cara untuk merawat cat kendaraan Anda.

- Jika terdapat goresan halus pada cat mobil, Anda dapat mengurangi atau menghilangkannya dengan memoles bagian tersebut menggunakan compound dan polisher (alat pemoles permukaan cat). Anda harus memerhatikan cara pemakaian, alat, kemampuan, dan jenis compound yang digunakan untuk memberikan hasil yang maksimal.

- Jika terdapat goresan yang cukup besar atau kasar, lebih disarankan agar Anda melakukan perbaikan ke bengkel pengecatan bodi mobil.

- Jika ada debu atau kotoran halus yang menempel di permukaan mobil, gunakan kemoceng yang lembut dan bersih untuk membersihkan kotoran tersebut. Anda juga dapat menggunakan kain microfiber.

- Apabila terdapat kotoran yang tebal dan melekat, seperti kotoran burung, getah, atau bangkai serangga, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiramnya dengan air, lalu keringkan dengan kain microfiber. Anda tidak boleh menekan terlalu kuat ketika membersihkannya agar tidak menimbulkan goresan pada cat mobil.

- Anda harus membedakan kain atau lap untuk membersihkan lapisan cat mobil dengan kain atau lap untuk membersihkan interior mobil maupun bagian bawah mobil.

- Parkir di tempat yang terlindungi dari sinar matahari langsung, bila tidak ada maka gunakan cover mobil untuk menghindari terpaan sinar matahari secara langsung, karena UV sinar matahari secara terus menerus terakumulasi membuat warna cat mobil menjadi kusam dan rusak.

- Gunakan wax secara rutin secara periodik (1-2x sebulan) sebagai cairan pelapis atau pelindung permukaan cat.


7 Hal yang harus dihindari karena dapat merusak cat mobil tanpa disadari.




Anda tentu sudah mengetahui bahwa menyerempet tembok, mobil dijemur di panas matahari, maupun disenggol motor dapat membuat cat mobil Anda menjadi rusak. Namun, selain hal-hal tersebut, ada juga hal lain tanpa Anda sadari dapat membuat cat mobil Anda menjadi rusak.

1. Abu hasil bakaran

Anda tentu tidak pernah menyangka jika abu yang beterbangan akibat pembakaran sampah dapat merusak cat mobil Anda. Ya, abu hasil bakaran yang basah akan menciptakan asam basa yang dapat merusak cat mobil Anda, karena itu jangan sembarangan membersihkan abu yang menempel di badan mobil dengan cara menyemprotkan air.
Abu putih dapat dibersihkan dengan mudah, yakni menggunakan angin atau jalankan saja mobil Anda hingga abunya beterbangan. Lalu, sisanya baru dibersihkan dengan lap. Sementara itu, abu hitam justru sebaliknya, yakni menggunakan air lalu dikeringkan secara menyeluruh, dan diberi wax khusus cat mobil.

2. Getah

Anda tidak akan pernah tahu kapan mobil Anda terkena getah, mungkin dari buah atau dari getah yang menetes ke mobil ketika sedang diparkir di bawah pohon. Walau terlihat sepele, ternyata getah juga dapat merusak cat mobil.
Gunakan pembersih lem atau pembersih cairan lengket untuk membersihkan getah yang menempel. Setelah itu, gunakan cairan pelindung cat.

3. Bensin

Bensin ternyata juga dapat merusak cat mobil Anda. Karena itu, jangan pernah mengisi bensin hingga benar-benar penuh dan berceceran ke bodi mobil Anda. Jika bensin yang menempel pada bodi mobil dibiarkan begitu saja untuk waktu yang cukup lama, akan tercipta noda yang mungkin akan sulit dihilangkan.
Karena itu, ketika bensin tumpah dan mengenai bodi mobil Anda, segera bersihkan dengan cairan pembersih cat mobil dan kain microfiber.

4. Menulis di debu

Anda terkadang suka iseng jika melihat ada mobil yang dilapisi debu tebal dan menulis menggunakan jari Anda. Hal itu memang sepele, tapi ternyata dapat menimbulkan goresan pada cat mobil Anda.
Untuk mencegah hal itu terjadi, salah satu cara terbaiknya tentu dengan menjaga agar mobil Anda selalu bersih. Atau, jika memang sudah telanjur terjadi, Anda bisa menggunakan penghilang goresan atau polish untuk menghilangkan goresan kecil.

5. Kopi atau soda

Tumpahan kopi atau soda tidak hanya membuat pakaian dan kulit jok mobil Anda rusak, tapi ternyata juga dapat merusak cat mobil Anda, sebab kopi dan soda mengandung asam yang dapat merusak cat mobil. Karena itu, begitu mobil terkena tumpahan kopi atau soda, segeralah bersihkan nodanya dengan air biasa.
Jika mendiamkan hingga kering, hal itu bisa merusak cat mobil Anda dan sulit dihilangkan.

6. Alat cuci mobil

Ketika Anda mencuci mobil sendiri, Anda tidak sadar bahwa hal tersebut juga dapat merusak cat mobil, yakni melalui alat cuci mobil Anda seperti kanebo atau kain lap. Anda mungkin tidak sadar ketika kanebo atau lap jatuh ke tanah bahwa kotoran akan menempel di kanebo dan akan menggores cat mobil ketika kanebo digunakan.
Tak hanya kotoran dari tanah, tapi kotoran dari air kotor yang digunakan untuk mencelupkan kanebo juga dapat merusak cat mobil. Karena itu, celupkan ke air bersih terlebih dahulu kanebo atau kain jika terjauh ke tanah.

7. Kotoran burung

Kotoran burung tidak hanya tidak sedap dipandang, tapi ternyata juga dapat merusak cat mobil Anda. Lihatlah patung atau genting rumah yang sering terkena kotoran burung, akan terlihat noda yang tidak pernah hilang walaupun sering terkena hujan.
Burung juga memakan pasir dan makanan yang agak kasar sehingga kotoran burung dapat membuat lecet mobil. Solusi untuk hal tersebut adalah dengan segera membersihkan kotoran burung yang menempel.
Gunakan kain microfiber untuk membersihkannya, dan gunakan teknik mengangkat, bukan menggosoknya, agar cat mobil tidak tergores.

Lebih mudah merawat cat mobil dari awal secara rutin dari pada mengatasi/memperbaiki yang sudah terlanjur rusak.

30 April 2015

Cara Mengusir Tikus Penghuni Ruang Mesin Mobil

Bagi Anda yang tinggal di daerah yang banyak tikusnya, atau lingkungan di sekitar rumah Anda banyak tikus berkeliaran, ada kemungkinan tikus-tikus tersebut akan bersarang di rumah Anda, atau di dalam mobil—terutama di bagian mesin—karena tikus menyukai tempat-tempat yang gelap.


Apalagi jika mobil Anda jarang dihidupkan, maka mobil Anda menjadi tempat tinggal yang tepat bagi tikus. Namun, jangan anggap remeh keberadaan tikus tersebut. Kerusakan yang ditimbulkan oleh tikus bisa berakibat fatal bagi mesin mobil.



Seperti diketahui, tikus memiliki kebiasaan menggerogoti kabel. Karena itu, bila hal tersebut terjadi pada kabel yang ada di area mesin mobil, tentu saja salah satu komponen pada mobil tidak akan bekerja normal. Tak hanya karena menggerogoti kabel, tapi kotoran atau bekas makanan tikus yang terselip di antara komponen mobil yang canggih juga dapat merusak mobil.

Oleh karena itu, untuk menghindari kerusakan mobil akibat ulah tikus yang bersarang di balik kap mobil Anda, berikut ini kami berikan tips ampuh untuk mengusir dan mencegah tikus bersarang di mobil Anda.

1. Membuka kap mobil
Tikus sangat menyukai tempat atau area yang gelap untuk bersarang. Salah satu cara untuk mencegah tikus bersarang di bagian mesin mobil adalah dengan membuka kap mobil pada malam hari. Hal tersebut mungkin cukup berhasil, tapi tidak praktis.

2. Tutup lubang persembunyian tikus
Cara terbaik untuk mencegah tikus bersarang di mobil Anda tentu dengan mencegah tikus memiliki akses ke sekitar mobil Anda. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menutup lubang persembunyian maupun lubang tempat tikus masuk ke area garasi mobil Anda.

3. Bersihkan makanan kucing atau anjing
Makanan kucing dan anjing merupakan alasan utama tikus “mengunjungi” rumah Anda. Tikus tentunya tidak akan memakan langsung dari tempatnya, tapi membawa makanan ke area yang aman dan menumpuknya di sana, salah satunya bisa jadi di dalam mobil.
Karena itu, agar tikus tidak tertarik masuk ke rumah Anda, bersihkan bekas makanan kucing atau anjing dan simpan dengan rapi.

4. Buat area mesin menjadi bau
Tikus tidak suka dengan bau-bau tertentu. Karena itu, buatlah area mesin dan area yang sering dilewati menjadi bau yang tidak disukai tikus, seperti bau peppermint, rambut kucing, rambut anjing, dan sebagainya. Anda bisa membeli penyemprot bau yang tidak disukai tikus di toko pembasmi hama.

5. Menggunakan Alat Pengusir Tikus
Alat pengusir tikus yang mengeluarkan suara frekuensi tertentu yang tidak terdengar manusia tapi ampuh untuk mengusir tikus karena suara tersebut tidak disukai tikus dan membuat tikus menjauh dalam radius alat tersebut terpasang.

6. Menggunakan perangkap tikus
Cara terakhir yang cukup ampuh adalah menggunakan perangkap tikus, walaupun tidak cukup praktis. Letakkan perangkap tikus di akses masuk tikus ke area garasi serta di sekitar ban mobil, yakni tempat tikus memanjat ke dalam mesin.


29 April 2015

5 Kebiasaan Buruk yang Dapat Merusak Mobil

Mobil adalah sebuah barang mewah yang untuk mendapatkannya pun anda harus mengeluarkan uang banyak. Sayangnya, mobil suatu saat pasti akan berubah kondisinya, terutama kondisi fisik dan mesinnya, akibat dimakan usia.

Namun demikian, anda tetap dapat memperpanjang usia mobil anda semaksimal mungkin dengan cara menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat merusak mobil.

Berikut ini adalah lima kebiasaan buruk yang mesti Anda hindari

sumber: oto.detik.com



15 January 2015

05 December 2014

Tips Menghadapi Musim Hujan dan Berkendara Saat Hujan

Berkendara di saat hujan membutuhkan konsentrasi ekstra oleh pengemudi. Selain jarak pandang yang lebih terbatas dibandingkan saat cuaca cerah, genangan air pun membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan dan tentunya jarak pengereman pun dapat bertambah.

Selain itu, pengendara lain seperti motor juga terkadang melakukan manuver tiba-tiba untuk menghindari genangan air sehingga akan membahayakan pengemudi lain.

Kelalaian dalam mengemudi saat hujan tentunya dapat berakibat fatal. Namun, hal tersebut dapat dihindari jika pengemudi memahami teknik mengemudi yang dibutuhkan dan mobil berada dalam kondisi terawat dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa persiapan dan tindakan yang harus dilakukan ketika mengemudi saat hujan.


  1. Kondisi Wiper.
    Hal pertama yang perlu diperhatikan dan sangat penting adalah kondisi wiper harus dalam kondisi prima. Karet wiper bisa menjadi kaku dan bergelombang karena lama tak diganti atau terkena panas matahari. Kondisi tersebut menyebabkan sapuan di kaca menjadi tidak sempurna dan justru mengganggu pandangan. Segera ganti dengan karet baru sesuai spesifikasi mobil.
    Jika karet wiper rapuh atau rusak, sebaiknya ganti dengan yang baru sebelum turun hujan. Jika ternyata saat hujan kondisi wiper menurun dan pandangan menjadi terbatas, maka saatnya bagi Anda untuk menepi dan menunggu hujan reda. Berhentilah pada tempat yang aman dan tepat dan tunggu hingga badai mereda. Saat berhenti di tepi jalan, gunakanlah lampu hazard agar mobil Anda mudah terlihat kendaraan lain
    Untuk meningkatkan visibility saat hujan bersihkan jamur kaca dan aplikasikan water repellent (baca lebih lanjut: Bebaskan Mobil dari Jamur Kaca)

    Isi penuh air pembasuh kaca
    Sebelum berkendara, pastikan air pembasuh wiper dalam keadaan penuh. Campur dengan cairan khusus pembasuh kaca untuk membantu menghilangkan kotoran di kaca. Pastikan juga motor penggeraknya aktif dan bisa menyemprotkan air ke kaca.
  2. Kondisi Kaca Film
    Periksa kondisi kaca film terutama pada windshield (kaca depan) bila buram akan mengganggu pandangan saat berkendara, sebaiknya dipertimbangkan untuk diganti dengan kaca film yang memberikan visibility yang baik untuk keselamatan berkendara. (baca lebih lanjut: Spesifikasi Penting Saat Memilih Kaca Film)

  3. Kondisi Rem
    Ketika hujan, jarak pengereman pun akan bertambah. Karena itu, selalu periksa dan pastikan sistem pengereman berfungsi dengan baik ketika sudah memasuki musim hujan. Selain itu, jangan berkendara terlalu dekat dengan kendaraan lain. Jarak aman umumnya adalah tiga detik dengan kendaraan di depan, namun saat hujan usahakan untuk menambah jarak menjadi empat atau lima detik guna memperpanjang jarak pengereman dan menambah kesempatan untuk menghindar saat darurat. Servicelah sistem rem bila di perlukan untuk untuk memastikan berfungsi dengan baik.

    Hindari Rem Mendadak
    Ketika hujan, sangat dilarang untuk menginjak rem secara mendadak.
    Jika Anda menginjak rem secara mendadak, ada kemungkinan mobil akan selip.
    Oleh karena itu lakukanlah pengereman secara bertahap sebelum benar-benar berhenti.
  4. Kondisi Ban
    Saat hujan, alur ban akan bekerja membuang air ke samping supaya tidak terjadi gejala mobil mengambang di atas air alias aquaplanning. Makanya, pastikan kembang ban masih baik, minimal memiliki ketebalan 50 persen dari baru.
    Tekanan angin, jangan melebihi atau kurang standar yang dianjurkan bisa membuat daya cengkeram berkurang. Ban yang kempes tentu memiliki daya cengkeram yang kurang maksimal, apalagi ketika jalanan penuh dengan air menggenang. Karena itu, pastikan tekanan ban selalu dalam keadaan tepat. Tekanan ban yang tepat dan alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan melayang di atas air dan tergelincir pada saat melintasi jalanan basah.

  5. Perhatikan Kecepatan 
    Sejalan dengan jarak pengereman yang bertambah serta kondisi jalan yang tak menentu, paculah kendaraan Anda dengan kecepatan yang stabil dan dalam kecepatan minimum.
    Saat hujan, air akan bercampur dengan kotoran dan minyak yang membuat jalan menjadi licin sehingga mobil Anda mudah tergelincir.
    Dengan mengemudi dengan kecepatan minimum, ban mobil akan lebih menempel pada jalanan sehingga memiliki daya cengkeram lebih baik.
  6. Nyalakan Lampu Utama
    Saat hujan deras, jangan segan untuk menyalakan lampu utama atau lampu kecil untuk meningkatkan kewaspadaan kendaraan di sekitar kita.
    Namun, jangan menggunakan lampu hazard. Lampu ini hanya akan mengganggu konsentrasi pengemudi lain, terutama saat berbelok. Gunakan lampu hazard hanya dalam kondisi darurat.
  7. Periksa polis asuransi
    Pastikan polis asuransi kendaraan anda masih berlaku karena pada saat musim hujan tingkat probabilitas kecelakaan 50% lebih tinggi.
    Dan pastikan anda telah dilindungi oleh jaminan kerusakan (asuransi) akibat banjir. Karena, sebagian dari kita belum mengetahui apakah kendaraan telah dilindungi oleh perluasan jaminan banjir atau tidak.


[Chris ~ Monza Autosport]